Langsung ke konten utama

Cold Brew dan kecupan mesra di teko itu




Jika kelak kita menikmati secangkir kopi, di waktu yang sama, dengan rasa dan aroma yang berbeda maka percayalah kita telah berpisah. Seharusnya, kusuguhkan kopi bukan hati, karena kamu hanya sekedar mampir di waktu pagi. Kopi ini meruncing ingatan, saat aku dulu terbawa rasa yang kau tancapkan tanpa alasan. 

Kopi bukan sekedar aroma atau sejenisnya, tetapi tentang bagaimana memainkan rasa. Kopi dan perasaan  memiliki suatu persamaan. Dia akan dingin apabila ditinggalkan. Seperti secangkir kopi, biarkan aku mencintaimu tanpa henti dan tanpa jeda walaupun akhirnya kita tidak bisa bersama.

Kopi dan kenangan indah bersama mu.



Heyyy jangan baper ya!!!!




Berikut adalah langkah-langkahnya membuat kopi cold brew gaes:
Yang Anda perlukan:
·         Sendok atau spatula kayu
·         Kopi hitam bubuk, boleh Arabika atau Robusta
·         Filter kopi, kain tipis bersih, atau saringan besar
·         Toples kaca atau wadah besar bertutup
·         Mangkuk besar
·         Air dingin
Cara membuat:
1.    Tuang bubuk kopi ke dalam wadah pilihan, kemudian susul dengan air dingin. Perbandingan terbaiknya adalah 1:8 kopi dan air.
2.    Aduk sampai kopi tercampur rata. Tutup rapat wadah kopi, diamkan selama 18-24 jam (boleh di suhu ruangan atau dalam kulkas).
3.    Setelah waktunya, saring kopi dengan saringan ke dalam mangkuk besar. Ulangi penyaringan hingga 2-3 kali sampai warna konsentrat kopi bening tanpa ampas bubuk kopi yang tertinggal.
4.    Sajikan. Boleh ditambahkan es, krimer, susu, atau gula sesuai selera. Simpan sisanya dalam kulkas. Jika disimpan dengan baik, cold brew coffee bisa tahan hingga 2 minggu hingga sebulan.








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kompetisi Vs Pandemi

Mengikuti kompetisi sudah menjadi kebiasaanku sejak SD hingga sekarang. Meski jarang menang, tetapi sudah ikut berpartisipasi saja rasanya bahagia sekali. Ketika pandemi Covid 19 terjadi pada bulan Maret tahun 2020, hikmahnya kita lebih gampang mengikuti lomba seperti menulis Esai,  artikel, opini, KTI, cerpen, puisi, seminar, lomba desain, photografi, pelatihan, fellowship, nulis buku, beasiswa dan lain-lain. Jika dihitung, jumlah project menulis kala pandemi yang aku ikuti sekitar 30 lebih dari non Fiksi hingga Fiksi tapi yang menang bisa dihitung jari. Namun dari effort tersebut, banyak yang kita dapatkan yaitu kiriman buku gratis dari funding internasional dan nasional,  teman baru, relasi, wawasan, update teknologi aplikasi, hadiah menarik dan lain-lain serta jangan lupakan hadiah uang dan pulsa🤭😉. Selanjutnya, tahun 2021 bersiap untuk kompetisi lagi. Jika ada yang termotivasi dengan tulisan ini, maka tetap semangat, optimis, jangan pernah insecure, iri hati, dengki dan...

Lalu Dia Lala Jinis Kisah Romeo Juliet Alas-Sateluk

Resensi By: Susi Gustiana Betapa bahagia  mencium aroma buku , pikiranku menari 'seolah menemukan harta karun'.    Buku Lalu Dia dan Lala Jinis  adalah cerita rakyat Sumbawa yang di tulis oleh bapak Dinullah Rayes. Nama Rayes merupakan marga dari keturunan kedatuan Alas. Cerita ini bersemi dihati penduduk terutama dari bagian barat tepatnya di kecamatan Alas. Kisah kasih diantara dua pasang anak muda romeo dan Juliet Sumbawa ini diriwayatkan oleh orang tua dengan menggunakan bahasa yang puitik melalui lawas. Lawas samawa merupakan puisi lisan tradisional pada umumnya tiap bait terdiri dari 3 baris. Dipengantar awal buku penulis menyebutkan bahwa kisah ini ditembangkan oleh orangtua yang   mahir balawas (menembangkan syair) dengan suara merdu menawan dan mempesona bagi siapapun yang mendengar. Tradisi di Sumbawa bagi orang yang bisa mendongeng atau bercerita itu disebut Badia. Tau Badia (orang/seniman yang menyampaikan cerita) sering diund...

CATATAN UNTUK LOKAKARYA DARING PENULISAN

LOKAKARYA DARING PENULISAN SEKOLAH HARMONI INDONESIA 2020 PUSAT KAJIAN ISLAM KENEGARAAN (PSIK)   CATATAN UNTUK LOKAKARYA DARING PENULISAN Pelatih : Arif Sutanto MPd   1. Tulisan yang menarik cenderung bertolak dari suatu problem yang juga menarik. Karena itu, penting untuk berangkat dari suatu  problematisasi yang kuat . Problem yang datar hanya akan membuat tulisan Anda menjadi biasa saja. 2. Tulisan bagus selalu  terfokus  dan, apabila mungkin, mendalam. Jika Anda ingin membahas tentang ‘A’, maka tulisan Anda harus konsisten untuk membahas itu. Apa yang selain ‘A’ dibutuhkan hanya dalam kerangka mendukung bahasan tentangnya. 3. Jika tulisan Anda pendek, jangan berambisi untuk mengatakan tentang terlalu banyak hal. Eksplorasi perlu untuk  dibatasi  agar fokus dan kedalaman tulisan terjaga. Pembatasan itu tidak akan membuat Anda tampak bodoh, justru itu menunjukkan Anda konsisten. 4. Tidak ada hal baru di kolong langit. Jadi, jangan...