Langsung ke konten utama

Bagaimana Caraku mengingatkanmu



Aku tidak pernah menghubungimu

Itu karena aku tidak ingin mengganggu aktivitasmu

Aku juga tidak memaksa untuk dihubungi

Karena aku tahu, kamu sangat sibuk sekali

Tapi aku akan minta dihubungi

Ketika aku begitu merindukanmu


Ditegah kesibukan, aku pasti meluangkan waktu untukmu

Bagaimana aku mengingatkanmu

Pada hal-hal kecil yang kamu anggap sepele

Seperti jangan lupa sarapan

Ingat makan nasi

Jangan lupa hari jum'at

Jangan lupa sikat gigi

Jangan terlalu banyak minum kopi

Ingat penyakit maag, tipus yang kamu miliki

Jangan tampilkan muka kusut, tersenyumlah

Bahkan aku juga memperhatikan kebiasaanmu

Jika kau kesal kamu akan pergi jalan-jalan sendiri

Jika stres, kamu tidak akan menghubungiku

Jika marah, kamu akan menyendiri dan bertapa

Jika sakit, kamu tidak akan muncul dan tidak ingin memberitahuku

Sampai aku mencari tahu dengan menangis tersedu-sedu

Jika ingin menghibur diri, kamu akan menghabiskan waktu dengan kawan-kawanmu

Jika resah, kamu akan peluk ibu (Ibu yang sampai sekarang ingin aku juga memeluknya)

Tanpa sengaja, aku sudah tahu hal-hal yang menjadi rutinitasmu

Kamu begadang malam hari

Tidur di pagi hari

Kerja siang hingga sore hari dan lanjut malam hari

Yang kamu tahu, bahwa aku mendoakanmu

Selalu


Susi Gustiana








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kompetisi Vs Pandemi

Mengikuti kompetisi sudah menjadi kebiasaanku sejak SD hingga sekarang. Meski jarang menang, tetapi sudah ikut berpartisipasi saja rasanya bahagia sekali. Ketika pandemi Covid 19 terjadi pada bulan Maret tahun 2020, hikmahnya kita lebih gampang mengikuti lomba seperti menulis Esai,  artikel, opini, KTI, cerpen, puisi, seminar, lomba desain, photografi, pelatihan, fellowship, nulis buku, beasiswa dan lain-lain. Jika dihitung, jumlah project menulis kala pandemi yang aku ikuti sekitar 30 lebih dari non Fiksi hingga Fiksi tapi yang menang bisa dihitung jari. Namun dari effort tersebut, banyak yang kita dapatkan yaitu kiriman buku gratis dari funding internasional dan nasional,  teman baru, relasi, wawasan, update teknologi aplikasi, hadiah menarik dan lain-lain serta jangan lupakan hadiah uang dan pulsa🤭😉. Selanjutnya, tahun 2021 bersiap untuk kompetisi lagi. Jika ada yang termotivasi dengan tulisan ini, maka tetap semangat, optimis, jangan pernah insecure, iri hati, dengki dan...

CATATAN UNTUK LOKAKARYA DARING PENULISAN

LOKAKARYA DARING PENULISAN SEKOLAH HARMONI INDONESIA 2020 PUSAT KAJIAN ISLAM KENEGARAAN (PSIK)   CATATAN UNTUK LOKAKARYA DARING PENULISAN Pelatih : Arif Sutanto MPd   1. Tulisan yang menarik cenderung bertolak dari suatu problem yang juga menarik. Karena itu, penting untuk berangkat dari suatu  problematisasi yang kuat . Problem yang datar hanya akan membuat tulisan Anda menjadi biasa saja. 2. Tulisan bagus selalu  terfokus  dan, apabila mungkin, mendalam. Jika Anda ingin membahas tentang ‘A’, maka tulisan Anda harus konsisten untuk membahas itu. Apa yang selain ‘A’ dibutuhkan hanya dalam kerangka mendukung bahasan tentangnya. 3. Jika tulisan Anda pendek, jangan berambisi untuk mengatakan tentang terlalu banyak hal. Eksplorasi perlu untuk  dibatasi  agar fokus dan kedalaman tulisan terjaga. Pembatasan itu tidak akan membuat Anda tampak bodoh, justru itu menunjukkan Anda konsisten. 4. Tidak ada hal baru di kolong langit. Jadi, jangan...

Pembelajaran Kelas Rangkap, Solusi Peningkatan Kualitas Pendidikan Wilayah Sulit Akses

SDN Karya Baru terletak di wilayah selatan Kabupaten Sumbawa tepatnya di Kecamatan Orong Telu, termasuk salah satu kecamatan sulit akses. Terletak diwilayah pegunungan yang berbatasan dengan hutan lindung pegunungan Batulanteh sebagai wilayah penghasil kopi Sumbawa, sehingga beberapa tempat di wilayah ini memiliki tingkat kesulitan akses yang cukup menantang. Topologi wilayah dan persebaran penduduk yang tidak merata, menyebabkan beberapa sekolah hanya memiliki jumlah siswa yang sedikit. Memang tidak mudah untuk dapat sampai di sekolah ini, ada 2 alternatif jalur, jika melewati jalur antar desa bisa dilalui roda dua dan roda empat dengan waktu tempuh untuk menuju ke sekolah bisa 1,5 sampai 2 jam lamanya, sedangkan jalur alternatif kedua melewati hutan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan berjalan kaki dengan waktu tempu 30-60 menit. Hal itulah yang menyebabkan sekolah ini hanya memiliki murid sebanyak 16 orang dari kelas satu (1) sampai kelas enam (6), sedangkan ...