Langsung ke konten utama

Postingan

Ketika Umar Bin Abdul Aziz Ditegur oleh Putranya

Sepeninggal Sulaiman Ibnu Abdul Malik, khalifah ketujuh dari Bani Umayyah, rakyat membaiat Umar bin Abdul Aziz menjadi khalifah penerus dinasti yang dibangun oleh Mu’awiyah bin Abu Sofyan.  Sebelum menjadi khalifah, Umar bin Abdul Aziz pernah menjabat sebagai gubernur Madinah. Beliau mempunyai beberapa orang anak, di antaranya Abdul Malik bin Umar. Dia masih muda, tetapi ketakwaan dan kezuhudannya senantiasa menghiasi lembaran hidupnya.   Suatu saat, ketika Umar sampai di rumah sepulang mengurus pemakaman jenazah Sulaiman Ibnu Abdul Malik, datanglah Abdul Malik menghampirinya.   “Wahai Amirul Mukminin, apa yang mendorong Anda membaringkan diri di siang bolong ini?” tanya Abdul Malik pada sang ayah.   Umar bin Abdul Aziz tersentak dan kaget tatkala putranya tersebut memanggilnya dengan sebutan Amirul Mukminin, bukan memanggil ayah seperti biasanya. Ini mengisyaratkan bahwa putranya ingin mempertanyakan tanggung jawab sang ayah sebagai pemimpin...

Mau Diet?Ini Tips JSR dr Zaidul Akbar

1. Jangan kekenyangan Tips jangan kekenyangan mengacu pada pengaturan isi piring. Makan harus sesuai kebutuhan bukan keinginan atau nafsu yang berisiko buruk bagi ibadah dan kesehatan tubuh. "Ingat selalu komposisi perut 1/3 untuk makanan, 1/3 minuman, dan 1/3 udara. Segala yang buruk misal gula, garam, lemak harus diganti sayur, buah, dan asupan sehat lain dalam porsi secukupnya," kata dr Zaidul. 2. Puasa sunah Rajin puasa menjadi langkah selanjutnya bagi yang ingin menerapkan JSR. Menurut dr Zaidul, puasa sunah membantu mengatur asupan tiap hari asal tidak menjadi ajang balas dendam saat berbuka. Puasa sunah juga membersihkan hati sehingga lebih mudah menerima hal-hal baik. "Puasa ini membersihkan diri supaya segala hal yang kotor bisa hilang. Sekian lama menzolimi badan akhirnya bisa distop dengan pengaturan pola makan dan puasa. Kalau bisa dilakukan, badan bisa terasa enak banget karena sudah mendapat asupan yang sesuai porsi dan kebutuhannya. Ngg...

Resep JSR, mengatasi masalah kesuburan dan promil dr Zaidul Akbar

Resep-resep herbal yang diberikan oleh dr. Zaidul Akbar ini dipercaya dapat menjadi solusi untuk mendapatkan keturunan. Lantas, bagaimana cara membuatnya dan apa saja bahan-bahan herbal yang harus kamu siapkan? 7 daftar lengkap resep promil dari dr. Zaidul Akbar yang bisa kamu ikuti. 1. Resep promil JSR untuk mengatasi masalah kewanitaan idntimes.com Resep JSR pertama bermanfaat unntuk memperlancar haid, mengatasi keputihan, nyeri haid, masalah haid yang lain, dan bisa juga untuk promil. Bahan-bahan yang harus dipersiapkan, antara lain: Kunyit 2 buah seukuran jempol Jahe 1 buah seukuran jempol Asam jawa secukupnya Gula aren secukupnya Air 300 ml Sereh Cara membuat: Rajang atau iris tipis jahe, kunyit dan sereh.  Setelah itu, seduh dengan air mendidih, kemudian masukkan gula aren dan asam jawa.  Diamkan sebentar, minum selagi hangat. 2. Resep promil JSR untuk detoksifikasi tubuh Freepik/free phot...

Jangan Maksiat di Kala Sendiri

Hadits Ancaman Bagi Orang yang Bermaksiat Secara Sembunyi-sembunyi لَأَعْلَمَنَّ أَقْوَامًا مِنْ أُمَّتِي يَأْتُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِحَسَنَاتٍ أَمْثَالِ جِبَالِ تِهَامَةَ بِيضًا فَيَجْعَلُهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ هَبَاءً مَنْثُورًا قَالَ ثَوْبَانُ يَا رَسُولَ اللَّهِ صِفْهُمْ لَنَا جَلِّهِمْ لَنَا أَنْ لَا نَكُونَ مِنْهُمْ وَنَحْنُ لَا نَعْلَمُ قَالَ أَمَا إِنَّهُمْ إِخْوَانُكُمْ وَمِنْ جِلْدَتِكُمْ وَيَأْخُذُونَ مِنْ اللَّيْلِ كَمَا تَأْخُذُونَ وَلَكِنَّهُمْ أَقْوَامٌ إِذَا خَلَوْا بِمَحَارِمِ اللَّهِ انْتَهَكُوهَا “Sungguh saya telah mengetahui bahwa ada suatu kaum dari umatku yang datang pada hari kiamat dengan membawa kebaikan sebesar gunung Tihamah yang putih. Kemudian Allah menjadikannya debu yang berterbangan.” Tsauban bertanya, “Wahai Rasulullah, sebutkanlah ciri-ciri mereka dan jelaskanlah perihal mereka agar kami tidak menjadi seperti mereka tanpa disadari.” Beliau bersabda: “Sesungguhnya mereka adalah saudara kalian dan dari golongan kalian, mereka shalat mal...

Kenapa Malas Ibadah?

tahukah apa yang menyebabkan diri malas ibadah? Sebenarnya sanggup saja baca Alquran sehari sejuz, tapi kok ya malas. Mampu sih  sholat Tahajud , tapi kok lebih nikmat lanjut tidur, padahal sudah bangun di sepertiga malam terakhir.  Mengapa bisa begitu? Ternyata ada dua penyebabnya. Apa saja? 1. Maksiat Dosa maksiat yang dilakukan oleh diri kita akan membuat tubuh ini berat melaksanakan ibadah. Pikiran dan hati pun akan gelisah dan tidak menemukan kenikmatan ketika beribadah. Jadi sekalipun melakukan ibadah, maunya buru-buru selesai. Mari kita cek maksiat apa yang bisa dilakukan oleh anggota tubuh kita.  Mata  berpotensi melakukan maksiat dengan melihat sesuatu yang diharamkan, misalnya melihat aurat  wanita  yang terbuka. Apakah kita suka melakukan hal tersebut? Menikmati aurat orang lain yang tersingkap. Maka hentikan perbuatan ini jika mau diri rajin beribadah. Selanjutnya,  telinga  kita, berpotensi maksiat dengan cara mendengar h...

Kenapa harus mandi Junub?

  Islam , orang yang sudah  dewasa  diharuskan mandi junub dalam beberapa kondisi. Pernahkah kita bertanya, mengapa kita harus mandi junub? Fiqih mengharuskan siapapun yang mengeluarkan air  sperma  atau air mani baik karena mimpi  basah  atau bersetubuh dengan istri diwajibkan mandi. Padahal Fiqih juga menerangkan bahwa air mani adalah suci (tidak najis), berbeda halnya dengan air  kencing  yang najis. Pertanyaan yang sering muncul kemudian bagaimana bisa mengeluarkan sesuatu yang suci malah diwajibkan mandi. Sedangkan mengeluarkan yang najis cukup dengan bersuci (istinja) dan cukup berwudhu jika ingin menjadi suci? Pertama dalil dari hadis  Rasulullah SAW  yang diriwayatkan Abi Said, yang berbunyi: " Bermula air (kewajiban mandi) itu dari sebab air (keluar air mani)" . Demikian pula riwayat Ummi Salah RA bahwa Ummul Sulaim berkata: " Ya Rasulullah, bahwa  Allah  SWT tidak malu menyatakan yang haq, apakah wajib ...

Dukhan dan Runtuhnya Kapitalis

فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍ. يَغْشَى النَّاسَ ۖ هَٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ “Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata. Yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.”  (QS. Ad-Dukhan: 10-11) Dukhan (asap) adalah salah satu dari sepuluh tanda besar kiamat yang akan terjadi. Jumhur ulama mengatakan bahwa tanda besar inilah yang pertama kali muncul, sebelum kemunculan Dajjal. Kesimpulan ini diambil dari atsar Ibnu ‘Abbas رضي الله عنه yang diriwayatkan oleh Al Hakim dalam kitab Al-Fitan. Dari sini pulalah peristiwa kemunculan asap diperkirakan disebabkan oleh jatuhnya meteor atau bebatuan dari langit. Dari Abdullah bin Mulaikah, dia berkata: غَدَوْتُ عَلَى ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا ذَاتَ يَوْمٍ, فَقَالَ: مَا نِمْتُ الْبَارِحَةَ حَتَّى أَصْبَحْتُ, قُلْتُ: لِمَ؟ قَالُوا طَلَعَ الْكَوْكَبُ ذُوْ الذَّنَبِ, فَخَشِيْتُ أَنْ يَّكُوْنَ الدَّجَّالُ قَدْطَرَقَ, مَا نِمْتُ حَتَّى أَصْبَحْتُ “Aku berangkat pagi-pagi untuk menemui Ibn...